Ku goreskan tinta suci demi kisah hidup tak pasti
Ku tulis rentetan derita
Bertahun-tahun jiwaku tertanam dalam lumpur
Terperanjat dalam kegelapan
Belasan tahun ku coba tegar melawan dunia
Tapi apa? Aku tetap terjatuh tak berdaya
Langkahku semakin berat
Aku tak pernah bisa melangkah bebas menikmati hari
Aku bagai hidup di dunia fatamorgana
Ku untai imajinasi penuh harapan
Ku ukir sejuta keinginan
Berharap Dewi Fortuna
Meski ku tahu semu itu tak pasti
Aku hanya bisa bermimpi
Bermimpi mentari
Mencoba membawa seberkas cahaya
Cahaya yang akan menerangi jalanku
Hingga akhir pada suatu masa, ku temukan cahaya itu
…
Ya… cahaya itu adalah kamu
Matahari Terbit di Waktu Malam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar